PERUMDAM TIRTA BENGKAYANG – Aset PDAM yang begitu banyak mulai dari sumber air, Intake,pipa tranmisi , Tanah, Reservoir, jaringan distribusi dan aksesorisnya, hingga keep Pelayanan, Meter Air dan Aksesorisnya serta tidak kalah penting adalah asset yang nama pelanggan oleh karena itu tentu perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan jika terjadi kerusakan agar dapat berfungsi dan dikendalikan pengoperasiannya.
Mengingat pengendalian daya rusak air adalah upaya untuk mencegah , menggulangi ,dan memulihkan kerusakan kualitas yang disebabkan oleh faktor alam serta Sumber daya Air juga mempunyai fungsi sosial, lingkungan hidup ,dan ekonomi yang diselenggarakan dan diwujudkan secara selaras, oleh karenanya Hari ini Jumat (19-02-2021) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Bengkayang / Satu Atap Direktur Perumda Air Minum Tirta Bengkayang WARDI.S.Si berserta Kabag, Umum,Kabag, Teknik dan Kabag Hublang bersama Dewan Pengawas, Dinas PUPR, BPBD, KESRA, BAPPEDA mengadakan Rapat pembahasan penaggulangan Pipa Tranmisi yang beberapa Minggu lalu terjadi longsor akibat Banjir di hulu sumber tangkapan air lokasi Madi, dimana kondisi pipa ini sangat berpotensi akan putus jika tidak segera ditangani.
Dalam Agenda Rapat ini WARDI.S.Si menegaskan bahwa ” Bencana longsor pada Pipa ini berpotensi mengakibatkan terjadinya gangguan pendistribusian Air untuk wilayah Kota Bengkayang dan sekitarnya yang dapat merugikan kehidupan, oleh karena itu dalam hal ini sangat perlu proses kegiatan untuk menentukan tindakan yang dilakukan secara terkoordinir dan terarah untuk dilakukan perbaikan sehingga kami selaku pengelola mampu dalam rangka mencapai tujuan pelayanan akan Air Bersih baik itu pengaturan, pengalokasian serta penyediaan Air untuk mengoptimalkan pemanfaatanya untuk masyarakat khususnya pelanggan”Terkait Bencana Longsor Yang terjadi pada Pipa Tranmisi ini menjadi Topik pembahasan serius untuk ditangani dan diselenggarakan Pemerintah dan /atau Pemerintah Daerah.
Sumber Facebook :#perumdam_Tirta_Bengkayang.

