Bengkayang- Dukungan teknologi dalam pengembangan SPAM ,saat ini dan kedepan, dinilai sangat vital untuk itu guna memperkenalkan dan mengupdate informasi ini, CV. Borneo Perkasa Teknik melaksanakan workshop dengan tema WATER SOLUTION & WATER MANAGEMENT “Teknologi Penyediaan Air Minum Bagi Perumda Air Minum & PDAM” dengan menghadirkan narasumber dari PT. Urip Gumulya dan PT. Inoac Construction Materials Indonesia siap memberikan dukungan pada pengembangan SPAM di Indonesia. Dukungan itu dilakukan melalui penyediaan alat pengukuran level dengan teknologi waktu perambatan waktu sangat singkat yang didapat dengan frekuensi tinggi.
Dalam pemaparan materi dari PT. Urip Gumulya, Andreas Arie Setiawibowo, ST memperkenalkan teknologi terbaru diantaranya submersible motor (VSM), submersible motor (VSP), submersible axial flow (VSAF), vertical turbine, Vertical Multistage in-line pumps (VIP CS), submerged pumps of FZ type, manual valve, hydraulic control valves, vertical turbine multistage (VDP). PT. Urip Gumulya memberikan layanan diantaranya konsultasi, desain, suplai produk, instalasi, trial dan supervise, pumping test, pengawasan rutin hingga layanan purna jual. PT. Urip Gumulya bekerjasama dengan Vansan-Turkey dan Hydro Vacuum S.A-Polandia untuk mendukung system perpompaan serta system elektrikal penggerak seperti pengadaan unit/system, pemasangan instalasi sampai dengan system perawatan/maintenance & overhaul.
PT. Inoac Construction Materials Indonesia juga memaparkan materinya mengenai perpipaan, dimana menawarkan fitur pipa yang tahan gempa bumi, mudah dalam pengerjaan, tahan lama, tahan terhadap tekanan, tahan karat, keamanan dapat didaur ulang dan tahan terhadap cuaca.
Menurut WARDI, S . Si, Direktur Perumdam Tirta Bengkayang kegiatan workshop ini sangat bermanfaat sekali bagi Perumda dan PDAM dimana untuk wilayahnya sangat membantu dalam pemerataan pendistribusian yang memang memiliki cakupan layanan pada dataran tinggi terkadang jarang mendapat pasokan air pada siang hari, dimana jam- jam tersebut jumlah pemakaian Air cukup banyak, ia berharap Perumdam Tirta Bengkayang kedepan mampu mengadakan alat tersebut dimana jika ada alat ini tidak ada area zona mati yang tak teralirkan Air karena menurutnya alat ini dapat diandalkan, akan dapat bekerja dalam waktu yang lama, dan jika pengolahan air minum sudah mengaplikasi teknologi terkini, tentu tantangan yang dihadapi juga berbeda. Menurutnya, pengolahan Air Minum sangat menyadari bahwa Air bersih adalah aset yang harus dijaga kelangsungannya. Dengan demikian aset tersebut dapat dikelola dengan baik termasuk penggunaannya ditingkat pelanggan.
“ Karena itu , dengan ikut program workshop ini Perumdam Tirta Bengkayang mengucapkan banyak terima kasih, atas materi promosi yang ada bisa digunakan sebagai sarana edukasi serta menyamakan pengetahuan Teknologi SPAM di setiap Daerah Khususnya KalBar,” Ucap WARDI, S. Si
Dalam workshop ini dihadiri dan dibuka oleh wakil wali kota Pontianak, Bahasan, S.H, beberapa pejabat pemerintah Provinsi Kalbar dan Pontianak, seluruh Direktur Perumda Air Minum dan PDAM se Kalimantan Barat serta peserta dari Perumda Air Minum dan PDAM.
Dengan adanya workshop ini diharapkan dapat mengupdate teknologi seperti perpipaan yang sangat penting dalam proses pekerjaan dan pelayanan distribusi air kepada pelanggan sehingga dapat meminimalisir permasalahan yang terjadi.
WARDI, S. Si, juga menjelaskan bahwa focus utama dimasa jabatannya adalah mengoptimalkan pelayanan disemua wilayah pelayanan, ia menjelaskan saat ini cakupan layanan dengan total 18,38 % persen pelanggan di tahun 2019 naik menjadi 19,11 persen di tahun 2020,
“Di beberapa zona termasuk sulenco, BP2 wilayah sei – Nyamuk dan beberapa zona lainnya yang berada pada daerah dataran tinggi sulit mendapat pasokan Air ini tentu menjadi PR dan Kami sudah mengajukan untuk menambah Sumber tangkapan Air pada Badan wilayah Sungai Kalimantan I untuk dapat direalisasi dalam rangka peningkatan dan pengembangan pelayanan , yaitu sumber Air Saka Dua Desa Bhakti Mulya kecamatan Bengkayang, dan Riam Umbo untuk daerah Perbatasan Jagoi Babang ,”Terangnya.
( Humas)

