PERUMDAM TIRTA BENGKAYANG AJAK MASYARAKAT LEBIH BIJAK MENGGUNAKAN AIR: ENAM TIPS HEMAT AIR UNTUK MASA DEPAN BERKELANJUTAN

Bengkayang, 28 Juli 2025 – Dalam rangka memperingati pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan untuk menanggapi tantangan nyata yang dihadapi dalam penyediaan air bersih di berbagai wilayah, Perumdam Tirta Bengkayang mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap penggunaan air sehari-hari melalui kampanye “Tips Menghemat Air”.

Kampanye ini tidak sekadar imbauan formal, namun merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menghadapi realita keterbatasan air bersih akibat perubahan iklim, kerusakan lingkungan, serta tekanan terhadap infrastruktur layanan air. Perumdam Tirta Bengkayang merilis 6 tips sederhana namun sangat penting untuk diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari:

1. Siapkan Tandon Air untuk Antisipasi Saat Gangguan

Gangguan distribusi air, baik karena faktor teknis maupun kondisi alam, masih menjadi tantangan. Dengan menyiapkan tandon air, masyarakat bisa menyimpan cadangan air yang cukup saat pasokan terganggu. Langkah ini juga membantu mengurangi tekanan terhadap distribusi saat jam-jam sibuk.

2. Matikan Kran Air Saat Tidak Digunakan

Kebiasaan sepele seperti membiarkan kran menyala saat menyikat gigi atau mencuci piring dapat membuang puluhan liter air setiap harinya. Perumdam menegaskan bahwa disiplin mematikan kran adalah langkah awal yang sederhana namun berdampak besar.

3. Tidak Mengabaikan Kebocoran pada Pipa

Kebocoran kecil sering kali diabaikan karena dianggap tidak signifikan. Padahal, menurut data internal Perumdam Tirta Bengkayang, kebocoran pipa rumah tangga menjadi salah satu penyebab utama pemborosan air. Satu titik bocor bisa membuang lebih dari 20 liter air per hari jika tidak segera diperbaiki.

4. Meminimalisir Penggunaan Air Saat Mandi

Mandi dengan pancuran dalam waktu lama juga menjadi salah satu penyumbang konsumsi air berlebih. Perumdam mendorong masyarakat untuk lebih sadar waktu saat mandi dan memilih metode mandi yang lebih efisien.

5. Perhatikan Penggunaan Air atau Tagihan Air

Dengan memantau tagihan air setiap bulan, masyarakat bisa mengevaluasi pola penggunaan air mereka. Kenaikan tagihan yang tidak wajar bisa menjadi indikator adanya kebocoran atau penggunaan air yang tidak efisien. Tagihan bulanan dapat dicek di situs berikut https://pdambengkayang.co.id/cek-tagihan/

6. Bijaksana dalam Penggunaan Air Saat Mencuci

Aktivitas mencuci pakaian sebaiknya dilakukan saat pakaian sudah terkumpul cukup banyak agar penggunaan air dan energi menjadi lebih efisien. Menggunakan mesin cuci berkapasitas penuh jauh lebih hemat dibanding mencuci dalam jumlah sedikit secara berulang.


“Air adalah kebutuhan dasar manusia, namun kita seringkali lalai memperlakukannya sebagai sumber daya terbatas. Edukasi dan aksi nyata dari masyarakat sangat dibutuhkan demi menjaga keberlanjutan layanan air bersih, tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.” Sehingga efisiensi bukan hanya tanggung jawab penyedia layanan air, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh penyedia dan pengguna.

More To Explore